Kenapa ini masuk akal secara bisnis
Empat temuan riset di balik hadiah ini.
Kami tuliskan apa yang ditemukan, apa artinya bagi usaha Anda, dan bagian mana yang masih berupa dugaan. Rujukan lengkap ada di bawah halaman.
01
Eksperimen lapangan
Hadiah barang mengalahkan uang senilai sama.
Dalam eksperimen di tempat kerja sungguhan, pekerja yang diberi hadiah barang bekerja sekitar 25% lebih produktif. Tambahan upah tunai dengan nilai yang sama tidak memberi efek berarti. Menariknya, uang yang dikemas dengan usaha (dilipat jadi origami) efeknya mendekati hadiah barang.
Artinya bagi AndaUang terasa seperti gaji. Hadiah terasa seperti perhatian. Yang dinilai karyawan adalah kesan bahwa ada yang meluangkan pikiran untuknya.
Hadiah dalam eksperimen itu diberikan ke pekerjanya langsung, bukan ke anaknya. Angka 25% tidak bisa dipindahkan begitu saja ke program ini.
Kube, Maréchal & Puppe (2012), American Economic Review
02
Eksperimen lapangan
Efek hadiah sekali beri cepat pudar.
Kenaikan upah membuat pekerja lebih rajin, tetapi hanya di beberapa jam pertama. Setelah itu kinerjanya kembali seperti semula.
Artinya bagi AndaHadiah yang diberikan sekali cepat selesai pengaruhnya. Pohon Hudhud hadir lagi setiap malam, jadi pengingat bahwa Anda peduli ikut berulang.
Bahwa pemakaian harian memperpanjang efek hadiah masih dugaan kami, belum temuan riset.
Gneezy & List (2006), Econometrica
03
Meta-analisis
Dukungan yang menyentuh keluarga lebih terasa.
Dukungan perusahaan yang khusus menyentuh urusan keluarga lebih kuat kaitannya dengan rendahnya konflik kerja–keluarga dibanding dukungan yang umum. Karyawan yang merasa didukung juga cenderung lebih berkomitmen dan lebih kecil niatnya untuk keluar, terutama bila dukungan itu terasa sukarela, bukan kewajiban.
Artinya bagi AndaBagi orang tua Muslim, hafalan anak adalah urusan keluarga yang paling dekat di hati. Hadiah yang menyentuhnya terasa personal, dan karena tidak diwajibkan, terasa tulus.
Meta-analisis menunjukkan hubungan, bukan sebab-akibat yang pasti.
Kossek dkk. (2011), Personnel Psychology · Rhoades & Eisenberger (2002), Journal of Applied Psychology
04
Riset memori
Hadiahnya benar-benar berguna.
Mengingat kembali tanpa melihat menguatkan ingatan jangka panjang. Mengulang dengan jeda yang makin panjang juga lebih efektif daripada belajar sekaligus. Murojaah pada dasarnya adalah kedua hal ini.
Artinya bagi AndaHadiah yang tidak terpakai terasa basa-basi. Yang ini membantu anak menjaga hafalannya di rumah, saat waktu di sekolah tidak cukup.
Ini menjelaskan prinsip metodenya. Seberapa besar dampak aplikasi ini pada hafalan anak karyawan Anda baru terlihat dari data pemakaian.
Roediger & Karpicke (2006), Psychological Science · Cepeda dkk. (2006), Psychological Bulletin
Rantai logikanya, mata rantai demi mata rantai.
- Hadiah yang terasa dipilih dengan perhatianDidukung temuan 01
- Dipakai anak setiap malamDicatat aplikasi
- Orang tua merasa didukung di hal yang paling ia pedulikanDidukung temuan 03
- Komitmen naik, niat keluar turunDidukung temuan 03
- Biaya rekrut ulang dan masa adaptasi berkurangLogika bisnis
Terus terang: tiap mata rantai punya dukungan riset, tetapi rantai utuhnya belum pernah diuji untuk aplikasi murojaah. Karena itu kami tidak menjanjikan turnover turun. Yang kami berikan: laporan pemakaian setiap 3 bulan, supaya Anda melihat sendiri berapa keluarga yang benar-benar murojaah.